Minggu, 03 November 2013

Terang-terangan atau Sembunyi-sembunyi ?

Remaja adalah masa yang sangat indah dan bisa menjadi masa yang sangat menyakitkan bagi setiap insan. Secara ilmu biologi, masa remaja adalah masa peralihan dari anak-anak menjadi dewasa. Masa ini dapat dikatakan masa yang terindah karena inilah masa dimana seseorang bisa merasakan indahnya cinta, tapi banyak juga yang merasakan pahitnya cinta. Hampir semua remaja sekarang telah mengenal istilah pacaran dan tidak sedikit diantara mereka juga sudah memiliki pasangan masing-masing. Diera modern ini, kebanyakan remaja merasa gaul, merasa keren jika memiliki pacar. Meskipun ia ganteng akan tetapi jika tidak memiliki pacar akan dikatakan tidak gaul dengan teman-temannya.

Sebetulnya pacaran itu darimana ? kenapa bisa istilah ini kita kenal dalam kehidupan sehari-hari kita.  Kalau kita melihat kata dasar dari pacaran itu adalah pacar. Pacar dalam bahasa Indonesia merupakan nama tanaman berbunga yang tidak memiliki nilai jual, mungkin seperti itu jualah makna yang tersimpan dari kata pacaran itu.  

Nah sekarang hal yang menarik perhatian dalam hal pacaran adalah masalah cara menjalani hubungan tersebut. Kalau kita ingin mengkategorikan hal tersebut akan muncul dua kata yaitu terang-terangan dan sembunyi-sembunyi. Kalau kita melihat dalam kehidupan sehari-hari terutama dalam lingkup kota, kebanyakan dari remaja-remaja yang sudah menyandang status pacaran secara terang-terangan menunjukkan kepada khalayak kalau mereka mempunyai hubungan pacaran, tapi ada juga pasangan yang memutuskan untuk pacaran secara sembunyi-sembunyi dalam hal ini “sembunyi-sembuyi “ dalam artian mencari tempat sempit, gelap dan sepi. Ini merupaka tempat yang dicari sebagian besar pasangan-pasangan remaja yang sedang dimabuk cinta. Kalau pertanyaannya sekarang adalah manakah yang berbahaya yang terang-terangan atau yang sembunyi-sembunyi ? sampai-sampai seorang guru kimi dari SMA Negeri 3 Sengkang yang sedang bercanda dengan para siswanya sempat melontarkan kata “sedangkan di depan umum seperti itu, apalagi di belakang umum ?” namun apapun itu, pacaran adalah hal yang mempunyai dampak negatif yang lebih banyak dari dampak negatifnya. Yakin dan percaya kalau kita semua tahu akan hal itu tapi memang benar kata pujangga kalau cinta itu membutakan segalanya. Maka dari itu, Jadilah jomblo yang elegan kata Pak Mario Teguh. 
Next
This is the most recent post.
Posting Lama

0 komentar:

Posting Komentar

 
Toggle Footer
TOP